Valve gratiskan DotA 2

Game ini nampaknya menjadi game yang wajib bagi penggila game. Para gamer Indonesia juga pasti mengenal sekaligus pernah memainkan game yang mempunyai nama Defense of the Ancients atau sering disebut dengan nama DotA ini merupakan action real-time strategy mod yang merupakan game dari salah satu map di game Warcraft.

Menurut En.Wikipedia.org, sejak dirilis, DotA menjadi game paling banyak dimainkan oleh gamer diseluruh dunia. Bahkan karena kepopulerannya, banyak turnamen tingkat internasional dihelat seperti Blizzard Entertainment’s BlizzCon dan Asian World Cyber Games.

Untuk itu, sebuah perusahaan dari Amerika Serikat yang bergerak dalam bidang pengembangan video game bernama Valve Corporation atau dikenal dengan nama Valve Software atau disingkat Valve ini telah membuat satu single game untuk DotA ini.

Pada bulan Oktober 2010 lalu, Valve telah mengumumkan akan segera membuat satu single game dengan judul sama yaitu DotA 2. Pada akhirnya, pada bulan Maret lalu, DotA 2 telah benar-benar diluncurkan. Namun, DotA 2 tersebut mengundang banyak kekecewaan bagi pecinta game ini dikarenakan para gamer harus membayar terlebih dahulu untuk dapat memainkannya.

Kini, menurut Theverge.com, beredar kabar bahwa Valve berencana untuk membuat game DotA ini bebas dimainkan siapa saja tanpa harus membayar. Hal tersebut diungkapkan Valve di official blog mereka hari ini (01/06). Tidak hanya membuat DotA 2 menjadi bebas dimainkan siapa saja, Valve juga berencana untuk membuka Dota2 online store.

Di toko online ini, para gamer yang memainkan DotA 2 dapat membeli semua perlengkapan yang digunakan di dalam permainan. Namun, dikarenakan game tersebut adalah game berbayar pada awalnya, maka sekarang ini banyak gamer yang mulai berganti dengan memainkan Heroes of Newerth atau lebih dikenal dengan nama HON.

HON adalah game dengan tema sama dengan DotA namun memiliki grafis gambar lebih menarik dan karakter lebih beragam. Apakah, langkah yang dipilih Valve adalah langkah yang tidak tepat dengan membuat DotA 2 berbayar?

Sumber: merdeka.com

Advertisement